SISTEM KEUANGAN I
Yuni Suhanti
120413403085
Kamis 4-6
Sistem keuangan merupakan kumpulan lembaga-lembaga keuangan
(bank, lembaga asuransi, dan sebagainya), berbagai kebijakan pemerintah dalam
bidang ekonomi keuangan, yang disusun untuk memperlencar transaksi keuangan,
demi kemajuan perekonomian negara.
Karakteristik dari sektor keuangan yang paling dominan ialah cepatnya
perubahan yang terjadi di dalam sektor keuangan yang bersamaan dengan cepatnya perkembangan
di bidang ekonomi. Kebijakan di bidang keuangan, moneter, dan perbankan dari
waktu ke waktu perlu dilakukan penyesuaian mengikuti keadaan ekonomi sebagai
dampak dari globalisasi dimana perubahan yang terjadi pada ekonomi suatu
negara, terutama negara-negara maju, pasti akan berdampak pula pada perekonomian
negara lain.
Tugas utama sistem keuangan dalam perekonomian modern adalah
memindahkan dana dari penabung kepada peminjam yang membutuhkan dana, dimana
dana tersebut akan dipergunakan untuk membeli barang-barang dan jasa-jasa serta
melakukan investasi dalam bentuk peralatan-peralatan baru sehingga perekonomian
dapat tumbuh dan pada akhirnya akan meningkatkan standar kehidupan.
Sistem keuangan dalam perekonomian memiliki 6 fungsi pokok,
yaitu:
1. Fungsi tabungan (savings function)
Sistem keuangan menyediakan suatu
mekanisme dan instrumen tabungan, misalnya: obligasi, saham dan instrumen lain
yang diperjualbelikan di pasar uang dan pasar modal yang dapat memberikan
pendapatan bagi pemiliknya. Dana dari kepemilikan instrumen-instrumen tersebut
pada akhirnya dapat dipergunakan kembali untuk melakukan investasi dalam
produksi barang dan jasa yang pada akhirnya dapat mendorong kegiatan
perekonomian menjadi lebih baik.
2. Fungsi kekayaan (wealth function)
Suatu sistem keuangan menyediakan
instrumen keuangan yang dapat menyimpan dana yang berlebih dari masyarakat
dalam bentuk obligasi, saham, surat utang negara, dan instrumen lain, dimana
nilai instrumen-instrumen ini tidak akan berkurang akan memberikan pendapatan
yang tidak sedikit bagi pemiliknya. Bandingkan apabila uang yang dimiliki
dipergunakan untuk membeli mobil sebagai pilihan dalam menyimpan harta, nilai
mobil tersebut akan berkurang dari waktu ke waktu akibat mengalami penyusutan.
3. Fungsi likuiditas (liquidity
function)
Kekayaan yang disimpan dalam bentuk
instrumen keuangan dapat dikonversi menjadi kas atau uang tunai dengan cepat
dan resiko yang kecil, apabila sang pemilik instrumen membutuhkan uang tunai.
Uang yang disimpan di bank dapat mengalami penurunan nilai akibat terjadinya
inflasi, dan juga hasil yang diberikan dari tabungan dana di bank relatif kecil
bila dibandingkan dengan instrumen keuangan di pasar-pasar keuangan.
4. Fungsi kredit (credit function)
Pasar keuangan disamping menyediakan
likuiditas dan memfasilitasi arus dana tabungan, juga menyediakan fasilitas
kredit untuk membiayai kebutuhan konsumsi dan investasi. Konsumen membutuhkan
kredit untuk membeli barang-barang, misalnya rumah dan mobil. Sedangkan sektor
usaha membutuhkan kredit untuk membiayai produksi dan investasi yang dilakukan.
5. Fungsi pembayaran (payment function)
Sistem keuangan juga menyediakan
instrumen untuk melakukan mekanisme pembayaran atas transaksi barang dan jasa.
Instrumen yang biasa digunakan antara lain: cek, giro, kartu kredit dan kartu
debit. Jasa-jasa yang ditawarkan oleh pihak bank saat ini sangat bervariasi
dalam hal jasa pembayaran, misalnya: kliring, transfer elektronik, phone
banking, dan banyak lagi. Mekanisme pembayaran atau transfer secara on line
menjadi suatu trend baru yang dilakukan oleh pihak perbankan, dan juga dapat
menjadi suatu alternatif bagi perbankan dalam memperoleh pendapatan.
6. Fungsi resiko (risk function)
Sistem keuangan kini
memberikan/menawarkan proteksi terhadap jiwa, kesehatan, harta, dan resiko
kerugian terhadap semua unit usaha dan konsumen. Polis asuransi diberikan oleh
perusahaan asuransi yang memberikan proteksi terhadap kemungkinan hilangnya
penghasilan nasabah mereka.
Dengan
demikian, sistem keuangan merupakan bagian yang tidak dapat terpisahkan dari
suatu sistem ekonomi. Suatu sistem keuangan yang baik akan dapat memajukan
perekonomian dan pada akhirnya akan dapat memajukan kesejahtaraan masyarakat.
Daftar
Pustaka
Wahyu, J.K. 2009. Catatan Kecil Tentang Ilmu Ekonomi Pengertian Sistem Keuangan, (Online), (http://catatan-ekonomi.blogspot.com/2009/08/pengertian-sistem-keuangan.html/), diakses 23 Agustus 2014.
Doank, Yusup. 2011. Sistem Informasi Keuangan, (Online), (http://yusup-doank-2.blogspot.com/2011/06/sistem-informasi-keuangan.html), diakses 23 Agustus 2014.
Rayzipi, F. 2009. Fungsi Sistem Keuangan, (http://fakhrurrazypi.wordpress.com/2009/12/28/fungsi-sistem-keuangan.htm),
diakses 25 Agustus 2014.
Diulio,
E.A. 1993. Theory and Problems of MONEY AND BANKING (Schaum Series). Jakarta:
Erlangga.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar