Sabtu, 30 Agustus 2014



SISTEM KEUANGAN II
Yuni Suhanti
120413403085
Kamis 4-6



Keterkaitan antara Manajemen Keuangan dan Sistem Keuangan


Manajemen Keuangan menjamin bahawa bisnis itu tetap bertumbuh, tidak melulu mendapatkan laba yang optimal.
Memperoleh keuntugan --> Sistanbility --> Nilai perusahaan --> Memakmurkan pemegang saham                                                           
Nilai Perusahaan diperoleh dari 1. Harga pasar (saham), 2. Nilai Likuidasi
Nilai Likuidasi adalah nilai jual sebuah perusahaan. Contoh Misalnya seorang manajemen keuangan membeli sebuah perusahaan dengan harga 1 Milyar kemudian ditingkatkan setelah 2 tahun dan aset perusahaan menjadi 5 Milyar . Maka 5 Milyar itulah disebut nilai likuidasi.
Terdapat 5 Laporan Keuangan, yaitu:
  1.  Catatan atas Kas
  2.   Arus Kas
  3.   Laporan Rugi/Laba
  4.  Laporan Perubahan Modal
  5.   Neraca

Fungsi Manajemen Keuangan di Neraca

-          Fungsi Investasi: Memutuskan berapa persen, proporsi dari Aktiva Lancar dan Aktiva tetap yangakan dipergunakan.
-          Fungsi Financing: Fungsi pendanaan --> cara mencari hutan/dana tambahan
·         Cari yang cost of capital-nya paling rendah.
·         Resiko --> mengidentifikasikan resiko à diketahui dari arus kas (cash inflow dan cash outflow). Contoh: sebuah perusahaan kelapa sawit pada tahun 1-4 hanya terdapat cash outflow, tidak ada cash inflow jadi apabila ditawar pinjaman a) bunga 5%, jangan waktu 3 tahun, atau b) bunga 8%, jangka waktu 6 tahun. Maka perusahaan akan mengambil pilihan b karena resiko gagal bayarnya lebih sedikit.
-          Membuat Kebijakan Modal Kerja: Merupakan selisih antara Aktiva Lancar dan Hutang Lancar. Harus memastikan Aktiva Lancar cukup untuk menjamin Aktiva tetap. Apabila fungsi investasi dan fungsi financing berjalan sempurna semuanya akan percuma apabila fungsi membuat kebijakannya buruk karena perusahaan tidak akan mendapatkan untung.
Hubungan antara Aktiva Lancar, Aktiva Tetap dan Hutang Lacncar
                                    A T  -  A L  - H L
Apabila A L dikurangi H L = 0, maka A T tidak bekerja

Posisi Pasar Keuangan di A L dan H L
Di A L = Menerbitkan apa saja yang bisa dijual atau diinvestasikan.
Di H L = Menerbitkan utang jangka pendek.
Manajemen Keuangan harus memastikan tidak hanya EAT (Laba Akuntansi) yang positif  tapi Laba Ekonomi juga positif.



Unsur Pokok Sistem Keuangan

1. Kumpulan Pasar. Bank juga dapat disebut kumpulan pasar.
2. Institusi/Lembaga. Bank harus sebagai Perseroan Terbatas (PT.)
3. Tingkat Bunga.  Ada bunga simpanan dan bunga pinjaman.
4. Peraturan dan Teknik. Sebuah PT yang baru berdiri tidak bisa menjual sahamnya di pasar uang ataupun pasar modal apabila belum 3 tahun dan itupun harus menunjukkan laba yang naik secara signifikan.
5. Jasa-jasa keuangan yang dihasilkan dan diperdagangkan ke seluruh dunia. Contohnya Bank BNI membuka counter di Arab Saudi, jadi ketika kita menarik uang di atm otomatis yang keluar berbentuh Real bukan lagi Rupiah. Hal ini mempermudah transaksi karena tidak perlu menukarkan uang e money changer.


Contoh Peran Salah Satu Komponen Sistem Keuangan dalam Perekonomian

Apabila tingkat bunga kredit tinggi (dan loanable fund terbatas) --> total spending rendah --> daya beli rendah --> pengurangan produksi --> pendapatan masyarakat menurun.
Keadaan sebaliknya,
Jika bunga kredit rendah (dan loanable fund) --> total spending tinggi --> daya beli tinggi --> produk di pasaran lalu keras --> penambahan produksi --> pendapatan masyarakat bertambah.




Daftar Rujukan

Subagyo. 2014. Sistem Keuangan. Disajikan dalam mata kuliah Pasar Keuangan. Jurusan Manajemen FE UM, Malang, 26 Agustus 2014.
Isnani, Gatot. Siatem Keuangan. Disajikan dalam mata kuliah Bank dan Lembaga Keuangan Bukan Bank. Jurusan Manajemen FE UM, Malang, 28 Agustus 2014.
Diulio, E.A. 1993. Theory and Problems of MONEY AND BANKING (Schaum Series). Jakarta: Erlangga.
Wahyu, J.K. 2009. Catatan Kecil Tentang Ilmu Ekonomi  Pengertian Sistem Keuangan, (Online), (http://catatan-ekonomi.blogspot.com/2009/08/pengertian-sistem-keuangan.html/), diakses 23 Agustus 2014.



1 komentar: